>

tunggu sampai loading selesai

10 Dinosaurus yang Masih Hidup di Zaman Sekarang

10 Dinosaurus yang Masih Hidup di Zaman Sekarang dipercaya ada di Afrika - Dinosaurus dikatakan sudah punah sejak berjuta-juta tahun lalu, namun masih ada yang dapat bertahan hidup misalnya buaya,komodo, atau burung. Lalu bagaimana dengan spesies dinosaurus lain yang kita lihat di Jurassic Park? Benarkah mereka sudah punah?

Beberapa ilmuwan percaya ada sebagian dinosaurus yang masih hidup di belahan dunia yang belum tereksploitasi manusia. Faktanya suku lokal dari Afrika tahu adanya hewan besar yang hidup dipedalaman hutan. Ketika peneliti memperlihatkan gambar hewan yang ada di bumi sekarang ini dan gambar dinosaurus, mereka bersama-sama menunjuk gambar dinosaurus itu. Apakah benar, yang mereka saksikan adalah dinosaurus yang disebutkan hidup di Afrika?

Berikut ini 10 Dinosaurus yang Masih Hidup di Zaman Sekarang di Afrika :

1. Muhuru


Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika
Muhuru
Muhuru


Muhuru adalah hewan misterius yang mendiami hutan di Kenya. Saksi mata mengatakan bahwa binatang itu besar dengan kulit seperti baja dan ekor menyerupai gada atau pentungan. Saksi mata itu adalah misionaris Cal Bombay dan istrinya yang membuat laporan pertama atas terlihatnya makhluk misterius itu.

Ada spekulasi bahwa makhluk ini mungkin menjadi spesies dinosaurus yang masih hidup dari dinosaurus tumbuhhan yang disebut Ankylosaurs. Diyakini telah punah selama 150 juta tahun yang lalu, Ankylosaurs adalah hewan herbivora berkaki empat dari periode akhir Jurassic dan mempunyai karakteristik seperti yang digambarkan tadi.

2. Mahamba


Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika
Mahamba
Mahamba

Mahamba berada di sekitar wilayah rawa-rawa Danau Likouala di Kongo. Saksi mata mengatakan bahwa Mahamba mirip dengan buaya tapi ukurannya lebih besar, mencapai panjang tubuh hingga 15 meter. Beberapa orang berspekulasi bahwa itu adalah fosil hidup dari kadal besar dan tinggal di air, hewan ini sudah dianggap punah pada akhir periode Cretaceous. Penduduk asli Bobangi menyebutkan jika hewan ini tidak seperti yang pernah mereka lihat sebelumnya. Mungkin saja makhluk ini adalah Dienosuchus yang berhasil bertahan hidup.

3. Kasai Rex


Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika
Kasai Rex
Kasai Rex

Pada tahun 1932, pemilik perkebunan John Johnson pergi dengan seorang pembantunya di lembah kasai. Mereka menemui badak dan langsung bersembunyi ketika ada makhluk besar disemak-semak dan seketika menyerang badak itu.

Johnson saat itu jatuh pingsan dan pembantunya melarikan diri ketakutan. Pada saat Johnson sadar, ia sedang melihat makhluk tersebut sedang memakan badak yang baru dibunuhnya tadi. Makhluk misterius itu dinamakan Kasai Rex yang berasal dari Republik Demokratik Kongo. Kasai Rex disebut sebagai dinosaurus theropoda yang masih hidup , seperti Tyrannosaurus Rex (T-Rex).

4. Kongamato


Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika
Kongamato
Kongamato

Kongamato adalah hewan besar yang bersayap sama seperti Pterosaurus yang tinggal di daerah semi tropik Afrika, khususnya di Zambia, Kongo, dan Angola. Namanya disebut dengan 'penghancur perahu' karna pernah dilaporkan makhluk itu membalik perahu kano penduduk lokal dan menyerang orang-orang yang berada di pinggiran sungai. Kongamato digambarkan seperti kadal dengan sayap yang membentang lebar, lebarnya hampir 3 meter dan mempunyai gigi pada paruhnya. Makhluk itu mirip dengan Ropen yang ditemukan di Papua.

5. Titanoboa


Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika
Titanoboa
Titanoboa

Pada tahun 1959, Kolonel Remy Van Lierden memerintahkan pangkalan udara kamina di Kongo. Pada saat helikopter berada di atas hutan wilayang katangan, ia melihat seekor ular raksasa yang muncul dari lubang diperkirakan ukuran sekitar 20 meter.

Sesudah penemuan itu, ia kemudian memutar balik arah dan melewati ular itu berkali-kali dalam ketinggian yang relatif rendah untuk memotret makhuk itu. Mereka lalu pergi meninggalkannya setelah ular itu terlihat dalam keadaan mau menyerang. Ular itu diyakini adalah Titanoboa.

6. Ngoubou


Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika
Ngoubou
Ngoubou

Ngoubou dikabarkan hidup di daerah savana Kamerun. Makhluk ini adalah versi kecil dari badak dengan beberapa tanduk dan perisai dilehernya. Ia juga memiliki tempramen yang agresif dan menyerang apapun yang mendekat padanya. termasuk Gajah Afrika yang ukuran badannya jauh lebih besar. Tidak ada hewan pada zaman sekarang yang mempunyai tanduk berada di leher. Ngoubou seperti dinosaurus ceretopsian lain yaitu Styracosaurus.

7. Emela-ntouka


Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika
Emela-ntouka
Emela-ntouka

Dinasourus lain yang diyakini masih hidup adalah Emela-ntouka yang ditemukan oleh suku Pygmy di Afrika Tengah. Emela-ntouka artinya adalah 'pembunuh gajah'. Tubuh spesies ini mirip seperti badak. Namun, tidak ada spesies badak di bagian Afrika yang cocok dengan deskripsi makhluk yang satu ini. Beberapa orang percaya Emela-ntouka mungkin sejenis dinosaurus ceratopsian yaitu spesies Triceratops. Hewan ini juga disebut sangat teritorial dan suku Pygmy jauh lebih menakuti makhuk ini daripada hewan yang berbahaya lainnya.

8. Nguma-monene


Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika
Nguma-monene
Nguma-monene

Nguma-monene adalah makhluk aneh ini berasal dari wilayah Kongo, digambarkan sebagai kadal besar dengan sirip dipunggungnya, bongkok dan panjang tubuh mencapai 10 meter. Ukuran ini tentunya sangat besar untuk ular sekalipun, dan ular juga memiliki sirip dipunggungnya. Seekor buaya besar merupakan hewan yang sangat cocok dengan deskripsi Nguma-monene, tapi buaya tidak memiliki sirip dipunggunya. Apakah Nguma-monene adalah Spinosaurus? Jenis dinosaurus ini cocok dengan apa yang disampaikan oleh saksi mata.

9. Mbielu-mbielu-mbielu


Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika
Mbielu-mbielu-mbielu
Mbielu-mbielu-mbielu

Makhluk misterius yang satu ini ditemukan di Republik Kongo di wilayah Likoula. Saksi mata mengatakan jika Mbielu-mbielu-mbielu adalah hewan pemakan tumbuhan dengan duri-duri seperti papan yang lancip dan besar di punggungnya. Kelihatannya seperti buaya besar, atau bahkan spesies baru dari buaya. Masalahnya buaya bukanlah herbivora, membuat peneliti berpendapat bahwa Mbielu-mbielu-mbielu termasuk dalam keluarga dinosaurus yatu Stegosaur.

10. Mokele Mbembe


Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika
Mokele Mbembe
Mokele Mbembe

Mokele Mbembe artinya adalah "Dia yang membuat arus sungat berhenti". Stuktur badan makhluk ini yang besar dan gempal seperti gajah namun leher yang panjang seperti jerapah dan juga berbuntut. Mokele Mbembe dikabarkan menghabiskan waktunya di sungai Kongo dan termasuk hewan herbivora.

Namun, makhluk ini cukup berbahaya, ia akan menyerang bila ada yang berani mendekati wilayahnya. Dari deskripsi fisiknya, makhluk ini terlihat sangat mirip dengan dinosaurus Sauropod. Ketika peneliti memperlihatkan gambar Sauropod ke suku lokal, mereka berteriak dan mengklaim gambar itu adalah Mokele Mbembe.

Baca Juga: Mengungkap Sejarah di Balik Rahasia Monas.

Referensi: http://www.tentik.com/10-dinosaurus-yang-dikabarkan-masih-hidup-di-afrika/
http://paling-unik.com/misteri/dinosaurus-yang-diyakini-masih-hidup-di-afrika.

Demikianlah artikel saya kali ini tentang 10 Dinosaurus Yang Dipercaya Masih Hidup di Afrika. Semoga bermanfaat bagi Anda. Jika Anda menyukai artikel ini tolong dibagikan ya. Sekian dan Terimakasih.

7 Binatang Laut Paling Berbahaya di Dunia

kita akan membahas 7 Binatang Laut Paling Berbahaya di Dunia sebagai berikut:

7 Binatang Laut Paling Berbahaya di Dunia
7 Binatang Laut Paling Berbahaya di Dunia

1. Belut Laut


Gigitan kuat dari gigi tajam belut laut dapat mengakibatkan luka serius yang rentan terkena infeksi bakteri dari mulut hewan primitif ini. Belut ini kerap bersembunyi di celah-celah dan lubang karang pada siang hari dan berburu makanan di malam hari. Para ahli kelautan menyarankan penyelam untuk menjauhkan tangan dari celah atau lubang mencurigakan untuk menghindari serangan. Satu lagi, jangan pernah memberi makan hewan ini jika tidak mau diserang oleh kawanannya.

2. Singa Laut


Singa laut dapat digolongkan sebagai binatang imut, mudah dilatih, dan banyak menjadi bintang di beberapa kebun binatang. Kendati begitu, hewan ini tak jarang pula menyerang manusia. Di California, AS, beberapa kasus serangan singa laut dilaporkan terjadi di pantai Manhattan, Newport, dan San Francisco pada 2006. Beberapa ilmuwan setempat mengatakan perilaku singa laut sulit diduga dan dapat tiba-tiba menjadi agresif.

3. Ikan Pari


Nama hewan ini begitu banyak menyita perhatian dunia semenjak kematian tragis ahli biologi sekaligus pembawa acara ââ?¬Å?Crocodile Hunterââ?¬Â? Steve Irwin pada 2006. Ekor ikan pari yang berbentuk seperti tombak dan mengandung banyak racun telah menusuk Steve dan membuatnya mengalami gagal jantung.

4. Buaya Air Asin


Buaya air asin memiliki reputasi sebagai salah satu pemangsa paling ganas di dunia. Hewan yang dapat tumbuh hingga lebih dari enam meter dan berbobot 1.500 kilogram ini memiliki beragam mangsa, antara lain monyet, kanguru, banteng, ikan hiu, dan bahkan manusia. Dengan menggunakan kekuatan dahsyat, buaya air asin menggigit sambil memutar-mutar mangsanya di dalam air untuk melumpuhkan dan kemudian memakannya.

5. Ikan Singa


Menjadi ikan favorit penghuni aquarium, ikan singa terkenal dengan duri-durinya yang beracun. Walaupun tidak terlalu mematikan pada manusia, racunnya dapat mengakibatkan sakit kepala, muntah-muntah, dan gangguan pernafasan. Menurut beberapa laporan, gejala tersebut berlangsung selama beberapa minggu.

6. Ular Laut


Ketakutan dasar manusia pada ular menempatkan spesies ini pada daftar hewan laut berbahaya. Namun pada kenyataannya ular laut ini hidup tersembunyi di laut dan tidak terlalu mengancam kehidupan manusia. Kendati begitu, racun ular ini tetap saja menjadi momok menakutkan. Dalam sekali gigitan, racun ular ini mampu melumpuhkan mangsa dan membunuhnya dalam hitungan detik.

7. Ikan Buntal


Racun mematikan bernama Tetrodotoxin (TTX) terkandung dalam ikan berbadan gendut ini. Racun yang lebih kuat dari sianida tersebut mengakibatkan kesulitan bernafas pada seseorang sebelum berujung pada kematian. Yang unik, sejumlah koki profesional di Jepang memisahkan bagian daging yang bisa dikonsumsi dari ikan buntal sebagai hidangan dengan cita rasa tinggi.

Katak Raksasa Terbesar Beratnya 3,3 KG

Ini mungkin terbesar di dunia katak yang pernah ada dimuka bumi , nama spesies ini adalah Goliath Frog atau dalam nama ilmu kita menyebutnya Conraua goliath, Species ini banyak ditemukan di sungai Benito, Cameron di Afrika barat dekat Gabon. panjang katak ini bisa mencapai sekitar 33 cm dan berat dapat mencapai 3. 3 kg , jika makhluk ini sedang duduk akan terlihat seperti kucing.

Anak-anak di Afrika akrab dengan katak , mereka memperlakukan hewan ini sebagai hewan peliharaan mereka, seperti anjing atau kucing. Sayangnya jumlah spesies ini semakin menurun dan spesies ini akan menghadapi kepunahan karena perburuan liar. setiap tahun, ada sekitar 300 Goliat Frog di ekspor ke luar negeri.

Kattak Goliath Coraua dapat hidup hingga 15 tahun dengan panjang tubuh hingga 33 Centimeter dan beratnya dapat mencapai 3 kg. Makanan dari binatang amfibi ini adalah serangga, kalajengking, katak kecil bahkan beberapa di antaranya kadang memangsa anak itik juga.







Kura-Kura Aneh Yang Kecanduan Rokok

Nggak cuma manusia yang bisa kecanduan menghisap rokok hewan pun ternyata juga bisa salah satu contohnya adalah kura kura di atas. Kura kura berjenis alligator ini setidaknya setiap hari bisa menghisap rokok sebanyak 10 batang. Nah awal mula kura kura ini mulai menghisap rokok karena seorang koki bermarga Tang, memberi kura kura ini sebatang rokok untuk mengambil tulang yang tersangkut di tenggorokan kura kura ini.

Sejak itu kura kura ini mulai suka mengihisap rokok dalam satu hari Tang sebagai peilik kura kura harus menyediakan 10 batang rokok. Jika tang tidak memberikan kura kura ini rokok maka kura kura ini akan megeluarkan suara suara aneh dan akan mengikuti tang kemana pun pergi. Kecanduan rokok pada binatang ini bukan yang pertama kali terjadi. Pada 2011 silam seekor orangutan dari Malaysia yang bernama Shirley kecanduan rokok setelah banyak pengunjung kebun binatang di Malaysia ini melempar puntung rokok ke dalam kandang.

Tikus Bisa Batuk Seperti Manusia ?

Tikus merupakan hewan yang banyak ditemui di rumah-rumah. Bahkan jika Anda tidak berniat memelihara tikus, hewan tersebut akan muncul dengan sendirinya. Namun tahukah Anda kalau tikus ternyata bisa batuk juga seperti manusia?

Dalam waktu yang lama, masih belum diketahui apakah tikus juga bisa batuk seperti manusia. Oleh karena itu, para ilmuwan Guangzhou Medical College di Cina kemudian meneliti 40 tikus yang berada di dalam plethysmograph, sebuah perangkat untuk mengukur volume tubuh, dan diujicobakan dengan zat capsaicin (bahan aktif pada cabai).

Menggunakan mesin tersebut dan mikrofon kecil, ilmuwan dapat mendeteksi ‘suara ledakan’ yang terjadi bersama pergerakan tertentu di kepala tikus. Ilmuwan mengetahui bahwa batuk tikus ditandai dengan bagian perutnya yang menyentak serta mulutnya yang terbuka.

Setelah tahu kalau tikus itu bisa batuk, tikus-tikus tersebut kemudian diberikan obat pereda batuk, dan tikus-tikus itu hampir berhenti batuk berkat obat pereda batuknya. Dengan demikian, ilmuwan bisa lebih mengembangkan lagi obat pereda batuk khusus tikus. Semoga saja di masa depan akan ada obat anti batuk untuk manusia.

Keindahan Fenomena Mimikri Pada Hewan

Mimicry atau Mimikri adalah pemiripan atau peniruan secara fisik atau perilaku oleh satu spesies terhadap spesies yang lain yang menguntungkan dirinya, atau secara tidak langsung juga keduanya. Organisme yang “meniru” disebut mimik, sedangkan organisme yang “ditiru” disebut model. Di alam ini, cukup banyak jenis organisme, baik tumbuhan maupun hewan yang melakukan mimikri untuk tujuan pertahanan.

Berikut adalah delapan pasang binatang, mimik dan modelnya, yang terlihat hanya sama ...
Ular Karang dan Ular Susu

Ular karang atau Coral Snake (seperti yang ada di sebelah kiri foto) tidak agresif tetapi memiliki racun yang sangat kuat. Ular susu atau Milk Snake, tidak berbahaya tetapi mendapat manfaat dari pewarnaan yang mirip dengan sepupu berbahaya mereka. Fenomena spesies yang tidak berbahaya meniru untuk terlihat seperti spesies yang lebih berbahaya, disebut fenomena fenomena ini disebut mimikri Batesian, diambil dari nama naturalis Inggris abad ke 19, HW Bates.
Viceroy dan Monarch


Jenis lain dari mimikri adalah mimikri Müllerian, teori yang diterima secara luas pada tahun 1878 ini diajukan oleh naturalis Jerman Fritz Müller. Fenomena ini terjadi ketika kedua spesies sama-sama mendapat manfaat dengan terlihat sama karena keduanya sama-sama tidak menyenangkan bagi predator mereka, seperti dalam kasus kupu-kupu viceroy (kiri) dan kupu-kupu raja atau monarch (kanan). Biasanya spesies berbagi setidaknya satu predator umum.
Ulat Swallowtail dan Ular

Ketika Anda memiliki predator umum, seperti burung, ada baiknya untuk menjadi (atau terlihat seperti) ular! Larva Spicebush Swallowtail yang luarbiasa ini (kiri) meniru pola dan perilaku ular hijau umum (kanan); ulat pintar ini akan menaikkan bagian depan tubuh mereka yang terlihat seperti ular saat menyerang, dan mereka bahkan tetap mengeluarkan organ yang terlihat seperti lidah ular!
Lebah Madu dan Lalat Drone

Lalat Drone (gambar bawah) menipu banyak orang dengan penampilannya yang mirip lebah madu yang memiliki sengat, terutama bila dilihat dari kejauhan saat mereka berkeliaran di dekat bunga. Berasal dari Eropa, spesies ini sekarang juga telah berkembang di Amerika Utara. Fitur lalat drone yang membedakannya dengan Lebah Madu: satu set sayap, sedangkan lebah madu hanya memiliki dua sayap; antena yang pendek; mata besar dan kaki kurus. Ini adalah contoh lain dari mimikri Batesian, lalat drone yang tidak berbahaya mendapat manfaat dengan meniru penampilan lebah madu yang memiliki sengat.
Kadal Kaca dan Ular

Kedua reptil merayap ini tampak sangat mirip, tapi salah satu dari "ular" ini tidak seperti yang lain! Kadal kaca (gambar atas) juga dikenal sebagai "ular kaca", tetapi mereka sebenarnya adalah kadal yang tak berkaki. Mereka tampak seperti Kingsnake Florida yang terlihat pada gambar bawah. Meskipun mereka harus meluncur dengan perut mereka, penipu ini memiliki kelopak mata dan lubang telinga sama seperti kadal lainnya.
Flatworms dan Sea Slugs

Cacing pipih atau flatworm (kiri) sering meniru siput laut atau sea slug (kanan), meskipun ini adalah dua spesies yang sangat berbeda. Cacing pipih tak memiliki rongga tubuh, organ pernapasan dan sistem peredaran darah. - mereka hanya hewan datar dengan lubang-lubang untuk makanan masuk dan keluar. "Siput laut" adalah istilah yang menggambarkan banyak jenis hewan laut termasuk nudibranch. Nudibranch adalah moluska warna-warni yang dapat mengeluarkan racun sebagai mekanisme pertahanan, sehingga mudah untuk diketahui, mengapa cacing pipih berevolusi untuk terlihat seperti mereka.
Laba-Laba Loncat dan Semut


Dapatkah anda mengetahui mana yang laba-laba dan mana yang seekor semut dari gambar diatas? Beberapa spesies laba-laba pelompat bisa meniru semut dengan hampir identik - dan kadang-kadang bahkan menggunakan sepasang kaki ekstra mereka sebagai "antena". Dalam foto ini, laba-laba sebenarnya di kanan bawah. Sementara beberapa laba-laba terlihat seperti semut sebagai bentuk mimikri agresif (untuk menipu mangsa mereka dengan membuat mangsa berpikir bahwa mereka aman), namun mimikri laba-laba pelompat ini adalah mimikri Batesian. Semut crematogaster, seperti banyak semut , adalah master membela diri dalam kelompok. Nah, laba-laba pelompat yang kecil ini mengambil keuntungan dari kemiripannya dengan semut agar terhindar dari predator yang biasanya adalah laba-laba yang lebih besar.
Elang Zone-tailed dan Burung Bangkai

Elang zone-tailed memiliki warna bulu yang serupa dan bahkan gaya penerbangan yang mirip dengan burung hering kalkun (burung nazar) atau turkey vulture. Ini mungkin bentuk mimikri agresif , karena - dari jauh - elang pemangsa menyerupai hering kalkun yang tidak berbahaya. Elang ini bahkan pernah terlihat bersama dengan kawanan burung hering.

7 Hewan Purba Di Indonesia Yang Masih Hidup Sampai Sekarang


Biasanya jika kita ingin melihat hewan purba maka kita hanya akan melihatnya dalam bentuk fosil karena hewan purba itu sudah punah jutaan tahun yang lalu. Tapi ternyata diantara hewan purba itu masih bisa ditemukan beberapa hewan purba yang masih hidup di bumi ini termasuk di wilayah Indonesia.

Hewan yang dikira sudah punah tetapi ternyata masih ada itu bisa disebut fosil hidup. Fosil hidup adalah sebutan bagi hewan atau tumbuhan yang dianggap sudah punah dan menjadi fosil, tetapi pada kenyataannya masih hidup. Sebutan ini dapat pula dikenakan bagi hewan/tumbuhan yang diketahui telah ada jutaan tahun lalu dengan bentuk yang tidak mengalami banyak perubahan dengan peninggalan fosilnya.

Beberapa fosil hidup hewan purba (dinosaurus) yang bisa ditemukan di Indonesia diantaranya adalah:

1 Komodo


Komodo Hewan Purba Di Indonesia Yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Komodo merupakan spesies reptil purba endemik yang hidup semenjak zaman purba. Evolusi komodo dimulai dengan genus Varanus yang mulai berkembang di Asia antara 40-25 juta tahun yang lalu. Komodo adalah kerabat dekat dari dinosaurus. Hal ini dilihat dari ditemukannya fosil-fosil dari jenis dinosaurus tertentu yang menunjukkan kemiripan struktur tubuh dengan komodo. Dinosaurus sudah lama punah tetapi Komodo sampai sekarang masih ada. Komodo disebut sebagai Dinosaurus terakhir di dunia. Hewan satu masa dengan dinosaurus ini dikenal sebagai kadal karnivora namun mereka juga hewan kanibal karena kadang mereka memangsa anak-anak mereka. Komodo (Varanus komodoensis) adalah jenis kadal terbesar. Tercatat Komodo terbesar yang pernah ada memiliki panjang 3,13 meter dan berat 166 kilogram. Komodo dapat ditemukan di Pulau Komodo dan pulau-pulau kecil di sekitarnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Habitat asli Komodo hanya bisa ditemukan di kepulauan Indonesia ini dan tidak ada di belahan dunia lain.


2 Penyu Belimbing


Penyu Belimbing Hewan Purba Di Indonesia Yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Penyu belimbing atau Dermochelys Coriacea disebut telah mendiami Bumi semenjak 100 juta tahun silam semasa dinosaurus merajai planet bumi. Penyu belimbing adalah jenis penyu terbesar. Berat penyu belimbing bisa mencapai 900 kg, dengan panjang badan sekitar satu setengah hingga dua meter. Tidak seperti penyu lainnya, penyu belimbing tidak memiliki karapas keras. Karapasnya seperti sebuah mosaik dari tulang-tulang kecil yang keras, kulitnya elastis dengan punggung membujur. Penyu belimbing dapat ditemukan dari perairan tropis hingga ke lautan kawasan sub kutub dan biasa bertelur di pantai-pantai di kawasan tropis. Penyu belimbing hanya makan ubur-ubur, dan hanya ada sedikit tempat di dunia yang dipilihnya untuk bertelur. Salah satu tempat bertelurnya ada di Pantai Jamursba Medi dan Warmon terletak di Utara Kepala Burung Provinsi Papua Barat, Distrik Abun, Kabupaten Tambrauw. Penyu belimbing mempunyai kebiasaan berkeliling dunia menjelajahi berbagai wilayah di belahan bumi ini.

3 Ikan Coelacanth


kan Coelacanth Hewan Purba Di Indonesia Yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Ikan Coelacanth diduga sudah ada sejak era Devonian sekitar 380 juta tahun silam, hingga kini bentuknya tidak berubah. Coelacanth adalah ikan purba yang berasal dari sebuah cabang evolusi tertua yang masih hidup dari ikan berahang. Sebelumnya, ikan tersebut sempat diperkirakan sudah punah sejak akhir masa Cretaceous 65 juta tahun lalu. Tapi kemudian ternyata ikan ini ditemukan masih hidup. Ikan ini hanya hidup di perairan Afrika Selatan bagian barat dan perairan Indonesia timur masing-masing disebut Latimeria chalumnae dan Latimeria menadoensis. Di Indonesia ikan purba Coelacanth dapat ditemukan di perairan Talise, Minahasa Utara dan perairan Malalayang, Teluk Manado, Sulawesi Utara. Habitat ikan Coelacanth berada pada kedalamanan lebih dari 180 meter dengan suhu maksimal 18 derajat Celsius. Di Indonesia, khususnya di sekitar perairan Manado dan Minahasa Utara, spesies ini oleh masyarakat lokal dinamai ikan raja laut.

4 Ikan Arwana


Ikan Arwana Hewan Purba Di Indonesia Yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Ikan Arwana merupakan salah satu ikan purba yang belum punah. Studi genetik dan temuan fosil menunjukkan, ikan ini setidaknya telah hidup di bumi sejak 220 juta tahun yang lalu. Arwana termasuk ikan karnivor yang mendiami habitat sungai dan danau berair tenang. Ikan ini dapat ditemukan di Amazon, dan di beberapa bagian Afrika, Asia dan Australia. Ikan arwana (Scleropagus sp.) bisa ditemukan di perairan tawar Indonesia. Salah satu jenis Arwana adalah arwana super red yang merupakan ikan asli hulu Sungai Kapuas dan Danau Sentarum di Kalimantan Barat. Perairan ini merupakan wilayah hutan gambut yang menciptakan lingkungan primitif bagi ikan purba tersebut.

5 Buaya Muara


Buaya Muara Hewan Purba Di Indonesia Yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Buaya merupakan salah satu hewan purba yang tersisa di bumi ini. Buaya muara atau buaya bekatak (Crocodylus porosus) adalah salah satu spesies buaya terbesar di dunia, jauh lebih besar dari Buaya Nil (Crocodylus niloticus) dan Alligator Amerika (Alligator mississipiensis). Panjang tubuh termasuk ekor bisa mencapai 12 meter seperti yang pernah ditemukan di Sangatta, Kalimantan Timur. Buaya masih mempunyai kerabat dekat dengan hewan reptil purba, CrocodileSaurus yaitu nenek moyang buaya yang mempunyai panjang hampir 30 meter. Namun karena pengaruh alam, tubuh CrocodileSaurus menyusut hingga menjadi buaya muara. Buaya muara dapat ditemukan mulai dari Teluk Benggala (India, Sri Langka, dan Bangladesh) hingga Kepulauan Fiji. Indonesia menjadi habitat terfavorit bagi buaya muara selain Australia.

6 Belangkas


Belangkas Hewan Purba Di Indonesia Yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Hewan mirip kepiting ini adalah hewan jenis artopoda yang hidup di perairan dangkal dan kawasan mangrove. Kadang disebut juga dengan nama kepiting ladam, mimi, atau mintuna. Mimi adalah nama dalam bahasa Jawa untuk yang berkelamin jantan dan Mintuna adalah untuk yang berkelamin betina. Hewan ini merupakan salah satu hewan purba yang tidak mengalami perubahan bentuk berarti sejak masa Devon (400-250 juta tahun yang lalu) dibandingkan dengan bentuknya yang sekarang, meskipun jenisnya tidak sama. Bentuk hewan ini berbentuk seperti ladam kuda berekor. Meski bentuknya menyeramkan, daging dan telur belangkas bisa dijadikan makanan. Namun perlu berhati-hati karena ada bagian tubuhnya yang mengandung racun. Belangkas bisa ditemukan di perairan laut Asia Tenggara dan Amerika Utara. Di Indonesia, jenis belangkas yang ditemukan adalah Tachypleus gigas, Tachypleus tridentatus dan Carcinoscorpius rotundicauda. Jenis T. gigas banyak dijumpai di perairan estuaria hampir merata diseluruh perairan Indonesia.

7 Trenggiling


Trenggiling Hewan Purba Di Indonesia Yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Trenggiling atau Pangolin termasuk salah satu hewan purba, beberapa fosil trenggiling sudah ditemukan pada masa Oligosen dan Miosen. Hewan ini memakan serangga dan terutama semut dan rayap. Rambutnya termodifikasi menjadi semacam sisik besar yang tersusun membentuk perisai berlapis sebagai alat perlindungan diri. Jika diganggu, trenggiling akan menggulungkan badannya seperti bola. Trenggiling hidup di hutan hujan tropis dataran rendah. Trenggiling dapat ditemukan di Asia Tenggara. Trenggiling yang ada di Indonesia dikenal dengan nama Trenggiling Jawa (Manis Javanica) dijumpai di daerah pegunungan di Sumatera, Kalimantan dan Jawa serta Bali. Walaupun tampak seperti reptil, hewan ini tergolong mamalia. Sekarang di Indonesia sendiri hewan ini termasuk hewan yang dilindungi. Di Provinsi Jambi populasi trenggiling masih cukup banyak ditemui.

Indonesia sebenarnya sungguh menakjubkan karena di wilayah ini kita masih bisa menemukan beragam hewan purba yang unik. Populasi mereka sudah sangat sedikit dan harus dilindungi kelestariannya. Jangan sampai hewan-hewan purba ini punah seperti hewan-hewan purba lainnya yang telah punah jutaan tahun yang lalu.

7 Hewan Paling Pintar Di Dunia

1. Simpanse

Binatang ini sangat populer di Hollywood sebagai “Binatang Film” paling laris selain anjing. Simpanse adalah binatang primata tercerdas di dunia, dan para ilmuwan juga mengakui bahwa mereka adalah binatang paling cerdas di dunia saat ini.
Primata ini berasal dari hutan tropis di Afrika. Mereka hidup berkelompok, bersosialisasi dengan sesama, bahkan berorganisasi. Mereka adalah makhluk yang menunjukkan aktivitas menyerupai manusia purba. Mereka dapat membuat tombak untuk berburu kelinci dalam lubang, memetik buah dengan galah, memecahkan kacang dengan batu, bahkan memancing ikan dengan cabang pohon!
Seorang profesor dari Primate Research Institute of Kyoto University bernama Tetsuro Matsuzawa, mendedikasikan hidupnya untuk meneliti simpanse ini. Beliau mengatakan bahwa simpanse bahkan dapat mengalahkan para sarjana matematika Jepang pada saat tes memori angka 1-9. Tentunya tes memori yang dimaksud dibuat serumit mungkin dan dengan kecepatan tinggi.

2. Anjing Border Collie

Border Collie adalah salah satu jenis anjing yang berasal dari Skotlandia, dan disebut-sebut sebagai anjing terpintar di dunia. Di tempat asalnya, anjing ini digunakan manusia untuk menggembalakan ternak.
Border Collie dapat memecahkan masalah-masalah rumit yang ia temui saat menggembalakan ternak. Menggembalakan ternak adalah hal yang sulit bagi manusia yang tidak terbiasa, namun Border Collie dapat mempelajarinya dengan cepat.
Anjing ini juga sering dipakai dalam pelacakan dan bantuan untuk SAR pada bencana alam yang sulit untuk dilacak dengan teknologi. Penciuman dan intuisinya yang luar biasa lah yang membuat anjing ini menjadi berguna bagi manusia.

 

3. Gurita

Semua jenis cumi atau makhluk bertentakel diketahui memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah, tetapi untuk gurita adalah luar biasa! Makhluk kedalaman laut ini memiliki otak yang cukup besar dengan sensor syaraf yang memungkinkan bagi mereka untuk berpikir secara cepat.
Dari berbagai percobaan yang diberikan ilmuwan, misalnya menaruh kepiting di dalam toples, gurita dapat membuka dan menangkapnya. Terkadang bahkan mereka dapat ditemukan di dalam lambung kapal sedang menangkap kepiting.
Gurita terbesar yang pernah ditemukan seberat 273 kilogram dan dengan rentang tubuh mencapai 30 meter!

   

4. Kakatua Abu-Abu Africa

Pertama kali menonton video tentang Einstein sang kakatua abu-abu yang cerdas di Animal Planet, saya sangat terkesan. Betapa tidak, jika kakatua yang biasa kita tau hanya dapat menirukan perkataan manusia, kakatua yang satu ini bahkan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan. Tentunya hal itu perlu latihan terlebih dahulu.

Para ilmuwan yang meneliti mereka mengatakan bahwa kakatua jenis ini adalah kakatua terpintar di dunia, atau mungkin tidak berlebihan apabila disebut burung paling cerdas di dunia.
Kakatua ini dapat mengenali puluhan pertanyaan yang berisi kata-kata dari yang sederhana hingga yang hampir rumit, mengenali belasan jenis warna, macam-macam bentuk, dan nilai-nilai numerik yang disajikan. Para ilmuwan yakin burung ini dapat dikembangkan untuk penelitian yang lebih mengagumkan lagi.

 

5. Gajah

Dari semua jenis gajah yang ada di seluruh dunia ini, baik itu gajah pigmi maupun gajah raksasa, diyakini memiliki kepintaran yang sama. Gajah memiliki berbagai macam indera yang tajam, terutama pendengaran dan memorinya. Otak gajah merupakan otak terbesar dari semua makhluk darat yang hidup saat ini.
Kemampuan memori gajah dapat dibuktikan dari bagaimana mereka mengingat rute dan jarak tempuh perjalanan mereka, mengingat anggota satu koloni, dan kemampuan mereka membedakan panggilan untuk masing-masing gajah lainnya. Gajah bahkan dapat memanggil gajah lainnya dalam jarak berkilo-kilo meter dengan suara teriakan, suara terompet, atau dengan panggilan melalui tanah.
Gajah pun memiliki psikologi yang hampir mirip dengan manusia, mereka dapat tertawa, menangis, dan marah. Tidak heran gajah banyak dijadikan lambang kebijaksanaan oleh beberapa budaya tua di dunia. Di Sekolah Gajah di Lampung, gajah dilatih untuk dapat mengenali berbagai bentuk, melakukan atraksi, dan bahkan melukis gajah lainnya!

6. Monyet Rhesus

Terkadang kita menganggap semua jenis monyet itu sama-sama pintar, hal itu disebabkan karena mereka mudah untuk dilatih. Tetapi para ilmuwan berpendapat lain. Monyet Rhesus adalah monyet yang dianggap paling cerdas di dunia. Habitat monyet ini banyak terdapat di Asia daratan, terutama di Afghanistan, China, dan India.
Monyet Rhesus banyak digunakan oleh para ilmuwan untuk membantu berbagai penelitian. Diantara berbagai penelitian yang menggunakan monyet ini salah satunya adalah misi pengiriman monyet ke luar angkasa. Oh iya, kita harus bisa membedakan antara monyet dan primata lainnya, karena mereka semua berbeda.
Selain memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi, Monyet Rhesus ini juga memiliki kecenderungan psikologis yang mirip dengan manusia, bahkan mereka dapat bunuh diri jika putus asa!

 

7. Lumba-Lumba Hidung Botol

Keluarga mamalia laut memang terkenal memiliki kecerdasan yang luar biasa. Mereka mudah dijinakkan dan dilatih oleh manusia. Di antara banyak mamalia laut yang cerdas tersebut, lumba-lumba hidung botol adalah yang paling cerdas.
Otak lumba-lumba jenis ini lebih besar daripada otak lumba-lumba lainnya. Selain itu mereka memiliki koteks serebral 40% lebih besar daripada manusia. Korteks serebral adalah wilayah otak yang berfungsi untuk komunikasi sosial, informasi pengolahan abstrak, pemecahan masalah, dan kecerdasan dalam menerima hal-hal yang baru.
Lumba-lumba menggunakan sonar bunyi yang disebut echolocation untuk mendeteksi mangsa, peringatan bahaya, serta mencari koloninya. Kemampuan inilah yang digunakan oleh Angkatan Laut Amerika (US Navy) dalam berbagai misi penelitian maupun pembersihan ranjau laut.
Oh iya, saat saya mencari tau tentang lumba-lumba ini, saya menemukan sebuah berita tentang seekor lumba-lumba hidung botol yang menyelamatkan paus kecil di perairan Selandia Baru. Sungguh binatang yang suka menolong.

9 Spesies Baru Dari Papua Nugini

1. Giant Bent-Toed Gecko (Tokek raksaksa)


Beberapa spesies reptilia 43 baru ditemukan di papua nugini selama sepuluh tahun periode laporan, termasuk ini Giant Bent-Toed Gecko , ditemukan tahun 2001 di Indonesia.


2. Striking damselfish


adalah salah satu dari 1.060 spesies baru yang ditemukan pada atau dekat pulau New Guinea (lihat peta) antara tahun 1998 dan 2008, menurut sebuah laporan baru. Pulau tropis terbesar bumi terbagi antara Indonesia di barat dan Papua Nugini di timur.


3. Fleshy-Flowered Orchid


adalah salah satu dari delapan spesies anggrek baru yang ditemukan di wilayah Kikori Nugini selama survei selama satu dekade.



4. Kadal biru kehijauan



ditemukan di pulau Batanta, dari Semenanjung Papua, pada tahun 2001.

Menjangkau sampai dengan 3,3 meter (meter) panjangnya, spesies ini salah satu penemuan paling spektakuler reptil di mana saja," menurut WWF.



5. Ikan pelangi


papua nugini memiliki beberapa ikan air tawar paling indah ditemukan di mana saja, termasuk ikan pelangi kecil dan berseri berwarna, menurut WWF.



6. Kuskus bermata biru


Blue-Eyed Spotted Cuscus adalah possum kecil yang ditemukan pada tahun 2004 di Indonesia Nugini.

Secara keseluruhan, pulau keragaman tertinggi pohon-tinggal marsupial di dunia, dengan 38 spesies yang luar biasa



7. Snub-Fin Dolphin


Para ilmuwan membuat penemuan yang tak terduga di selatan perairan papua nugini pada tahun 2005: spesies baru lumba-lumba yang disebut Snub-Fin Dolphin



8. Wattled Smoky Honeyeater


ditemukan pada tahun 2005 selama ekspedisi Conservation International ke berselimut kabut dari Pegunungan Foja Propinsi Papua di Indonesia.



9. "Magnificent" Orchid


"Magnificent" Orchid Dendrobium limpidum secara resmi bernama pada tahun 2003.

Meskipun pengakuan terakhir, bunga dan kekayaan alam lainnya di New Guinea akan segera menghilang. Antara 1972 dan 2002, sekitar 24 persen dari hutan hujan Papua New Guinea telah dibersihkan atau terdegradasi oleh penebangan atau pertanian subsisten, menurut laporan WWF.

munsypedia.blogspot.com