UN1X PROJECT - Udah jadi hal yang biasa, kalau lagi puasa jam kayaknya berat banget untuk nyampe angka 6 sore. Rasanya, waktu udah bukan 1 jam 60 menit lagi, 1 jam jadi kerasa 2 jam. Kenapa ya kok bisa kayak gitu? Saya mencoba menyesuaikan fenomena itu dengan teori Om Einstein. Ini dia:

1. Waktu itu Relatif

Benar apa yang Om Einstein bilang, kalau waktu itu relatif. Intinya gini, sebetulnya waktu itu bisa jadi lama, bisa juga jadi sebentar. Semua tergantung segimana kita menganggap waktu itu cepat atau lambat. Teori “cakep itu relatif” juga berasal dari Om Einstein loh.
 http://nyunyu.com/wp-content/uploads/2012/07/Kenapa-Pas-Jam-Buka-Terasa-Lama1+.jpg
2. Sugesti yang Bikin Semua Terasa Lama
Sugesti, ya sugesti. Itu juga yang suka dibicarakan Om Einstein terkait teoti relativitas. Jadi, waktu puasa terasa lama itu karena sugesti kita yang membuat kita berpikir kalau waktu di hari-hari puasa itu terasa lama. Nah, biar waktu puasa kita kerasa sebentar, sugestiin aja pikiran kamu kalau puasa itu sebetulnya cuma 1 jam.
3. Hubungan Waktu Puasa dengan Kecepatan Cahaya Adalah Nol
Om Einstein pernah ngomong kalau “hubungan waktu puasa dengan kecepatan cahaya adalah nol”. Maksudnya gini, nggak mungkin waktu puasa itu secepat kecepatan cahaya. Kecepatan cahaya kan luar biasa tuh cepetnya, nah nggak mungkin kalau puasa bisa secepet kecepatan cahaya. Nanti baru beres sahur, eh tahu-tahu udah buka lagi.
4. Karena Nunggu Buka Puasanya Sendiri
Karena kamu nunggunya sendiri, jadi waktunya kamu habiskan dengan melamun dan meratapi jalan kehidupan makanya jadi lama banget. Coba deh nunggu waktu buka bareng pacar, pasti cepet banget. Tapi itu juga kalau punya, kalau nggak jangan ngambil pacar orang.

Gimana penjelasan Om Einstein, jelas kan?

munsypedia.blogspot.com